Scroll untuk baca artikel
Berita

Kapasitas Pabrik Mobil Listrik BYD di Indonesia Langsung 150 Ribu Unit Setahun?

×

Kapasitas Pabrik Mobil Listrik BYD di Indonesia Langsung 150 Ribu Unit Setahun?

Share this article
kapasitas-pabrik-mobil-listrik-byd-di-indonesia-langsung-150-ribu-unit-setahun?
Kapasitas Pabrik Mobil Listrik BYD di Indonesia Langsung 150 Ribu Unit Setahun?

Mobil Listrik

 | 

JAKARTA – BYD sedang bersiap membangun pabrik di Indonesia. Kapasitas produksi finalnya kelak mencapai 150 ribu unit per tahun.

Pengumuman terkait pabrik BYD di Tanah Air pertama kali muncul pada penghujung April 2024. Ketika itu, BYD menandatangani perjanjian pembelian lahan di Subang, Jawa Barat, dengan PT Suryacipta Swadaya sebagai pengembang Kawasan Industri Subang Smartpolitan.

Ketika itu, disebutkan kalau BYD sudah menganggarkan investasi senilai total lebih dari 1 miliar dollar AS untuk pabrik tersebut. Kabar terbaru, investasi itu antara lain akan digunakan untuk pengembangan kapasitas produksi secara gradual.

“Terkait manufakturing, kapasitas pabrik kami akan kami tingkatkan secara bertahap hingga akhirnya nanti mencapai 150 ribu unit per tahun,” jelas President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao dalam sesi wawancara terbatas pada akhir Juni 2024 di Jakarta.

BYD Atto 3

Sebelum pabrik di Subang jadi, BYD akan mengimpor utuh (completely built up/CBU) mobil-mobil listrik yang dijual di Indonesia dari China. Adapun pabrik BYD tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada januari 2026.

BYD sendiri sudah menjual tiga model di Indonesia yang meluncur pada Januari 2024 yakni BYD Dolphin, BYD Atto 3, BYD Seal. Pemesanan resmi untuk ketiga model itu dibuka mulai Februari 2024, bertepatan dengan Indonesia International Motor Show (IIMS) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Akan tetapi, pengiriman unit ke konsumen sempat lama molor dan baru dimulai sejak Juni 2024 kemarin, dengan jumlah 1.500 unit pada batch (kelompok) pertama. Menurut Zhao, ini terjadi karena isu pada proses perizinan importasi.

BYD

Meski sempat mengalami kendala di awal sepak terjang mereka, Zhao menekankan BYD tetap punya komitmen kuat untuk masuk dan berkembang di pasar Indonesia.

“Dimulai pada Januari 2024, dilanjutkan dengan IIMS 2024, lalu pembelian lahan pabrik, BYD bakal memenuhi semua komitmen kami untuk industri otomotif Indonesia,” tegas dia.

Pada 18-24 Juli 2024, BYD menjadi salah satu dari 55 merek kendaraan roda empat plus roda dua yang meramaikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Serpong, Tangerang. Mereka sudah menginformasikan rencana meluncurkan model mobil listrik baru dalam pameran otomotif tersebut. [Xan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *