Yamaha NMAX generasi pertama, yang diluncurkan pada tahun 2015, telah menjadi pilihan populer di kalangan penggemar skuter matik di Indonesia. Pada saat peluncuran motor ini tersedia dalam dua varian, yakni versi ABS dengan harga Rp27,4 juta dan versi non-ABS dengan harga Rp23,5 juta.
Seperti halnya kendaraan lainnya, NMAX Gen 1 memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan oleh calon pembeli. Berikut mobil123 akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan NMAX Gen 1.
Kelebihan Yamaha NMax Gen 1
1. Posisi Berkendara yang Nyaman
Salah satu keunggulan utama dari Yamaha NMAX Gen 1 adalah posisi berkendaranya yang sangat nyaman terlebih untuk Anda yang beralih dari motor bebek atau motor matik kecil. Desain bodi yang ergonomis memungkinkan pengendara duduk dengan posisi tegak dan setang yang mudah dijangkau. Hal ini tidak hanya memberikan kenyamanan saat berkendara dalam jarak pendek tetapi juga dalam perjalanan jauh. Posisi duduk yang ergonomis ini mengurangi rasa lelah dan pegal, menjadikan pengalaman berkendara lebih menyenangkan dan aman.
2. Mesin Bertenaga dengan Teknologi VVA
NMAX Gen 1 dilengkapi dengan mesin yang bertenaga, menggunakan teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 11,1 kW pada 8000 rpm dan torsi 14,4 Nm pada 6000 rpm. Teknologi VVA memungkinkan performa mesin tetap optimal pada berbagai putaran mesin, sehingga motor ini sangat responsif dan bertenaga di jalan raya. Penggunaan teknologi ini juga membantu dalam efisiensi bahan bakar, menjadikan NMAX sebagai pilihan yang ekonomis untuk penggunaan sehari-hari.
3. Bagasi Luas
Bagasi yang luas merupakan salah satu keunggulan signifikan dari NMAX Gen 1. Dengan kapasitas hingga 7,1 liter, bagasi ini mampu menampung berbagai barang seperti helm half face, jas hujan, toolkit, dan perlengkapan lainnya. Keunggulan ini sangat praktis bagi pengendara yang membutuhkan ruang tambahan untuk menyimpan barang-barang pribadi, terutama dalam perjalanan jauh atau saat beraktivitas sehari-hari.
4. Spare Part Terjangkau
Ketersediaan spare part yang terjangkau merupakan kelebihan lain dari NMAX Gen 1. Spare part yang mudah didapat dan relatif murah memudahkan pemilik motor dalam melakukan perawatan dan perbaikan. Hal ini tentunya mengurangi beban biaya pemeliharaan dan memastikan motor tetap dalam kondisi prima.
Kekurangan Yamaha NMax Gen 1
1. Tensioner Rantai Keteng yang Rentan Kendur
Salah satu kelemahan dari NMAX Gen 1 adalah tensioner rantai keteng yang rentan mengalami kendur. Masalah ini sering kali menyebabkan mesin menjadi lebih bising dari biasanya. Untuk mengatasi masalah ini, pengguna dapat mengganti tensioner dengan versi yang lebih kuat, seperti tensioner milik Aerox 155. Solusi ini cukup efektif dalam mengurangi kebisingan mesin dan menjaga performa motor tetap optimal.
2. Tidak Ada Power Outlet
Ketiadaan power outlet pada generasi pertama NMAX bisa menjadi kendala bagi pengendara yang membutuhkan kemudahan pengisian daya untuk perangkat elektronik seperti smartphone atau GPS. Namun, masalah ini dapat diatasi dengan memasang power outlet tambahan yang dapat dibeli di berbagai toko aksesori motor. Meskipun bukan solusi yang ideal, langkah ini cukup membantu bagi pengendara yang membutuhkan fasilitas tersebut.
3. Keterbatasan Kapasitas Dek untuk Barang Berat
Dek NMAX yang tidak rata menjadi kendala bagi pengguna yang sering membawa barang berat. Desain dek yang kurang mendukung membuat sulit untuk membawa barang seperti galon atau barang berat lainnya di bagian dek. Kendala ini mengurangi fleksibilitas motor dalam hal membawa barang-barang besar, sehingga pengendara perlu mencari solusi alternatif untuk membawa barang berat.
Kisaran Harga Bekas Yamaha NMax Generasi Pertama
Yamaha NMAX generasi pertama, yang diluncurkan pada tahun 2015 silam telah menjadi salah satu skuter matik yang sangat populer di Indonesia. Kini harga bekasnya sudah menarik yaitu dibanderol mulai dari Rp13 jutaan. Popularitas ini membuat NMAX tetap dicari bahkan dalam kondisi bekas. Berikut adalah kisaran harga bekas NMAX generasi pertama berdasarkan tahun produksinya:
- Kisaran harga NMAX gen 1 bekas tahun 2015 mulai dari Rp13 jutaan – Rp22 juta.
- Kisaran harga NMAX gen 1 bekas tahun 2016 mulai dari Rp13,7 jutaan – Rp24 juta.
- Kisaran harga NMAX gen 1 bekas tahun 2017 mulai dari Rp17 jutaan – Rp25 juta.
- Kisaran harga NMAX gen 1 bekas tahun 2018 mulai dari Rp18 jutaan – Rp28 juta.
- Kisaran harga NMAX gen 1 bekas tahun 2019 mulai dari Rp19 jutaan – Rp29 juta.
Namun Anda perlu mengingat bahwa harga tersebut tidak mengikat bisa bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti kondisi motor Nmax gen 1, tahun produksi motor, kelengkapan dokumen seperti STNK dan BPKB, serta apakah kendaraan telah mengalami modifikasi tertentu.
Adanya modifikasi tertentu dapat mempengaruhi harga NMAX bekas, terutama jika modifikasi menggunakan part yang berkualitas atau harga mahal bisa menjadi nilai tambah bagi pembeli potensial.
Kode Kerusakan NMax Gen 1, Harus Diingat!
Yamaha NMAX menggunakan sistem injeksi bahan bakar yang diatur oleh Electronic Control Unit (ECU) untuk memastikan proses pembakaran yang sempurna. ECU juga berfungsi untuk mendeteksi dan menginformasikan masalah pada mesin melalui kode-kode yang muncul di panel instrumen.
Mengetahui kode-kode kerusakan ini bisa membantu pemilik motor dalam memahami masalah yang terjadi dan menghindari potensi penipuan oleh mekanik yang tidak jujur. Berikut adalah daftar kode kerusakan yang biasa muncul pada Yamaha NMAX:
- 12: Crankshaft Error
- 13: Intake air pressure
- 14: Intake air pressure (macet)
- 15: TPS (Throttle Position Sensor) {short}
- 16: TPS (Throttle Position Sensor) {rusak}
- 19: Side stand (error)
- 21: Coolant temperature sensor
- 22: Intake temperature sensor
- 24: O2 sensor
- 37: ISC (Idle Speed Control) valve
- 39: Injector
- 42: Speed sensor
- 44: Error EEPROM
- 46: Pengisian tidak normal
- 50: Memory ECU rusak
- 61: ISC (Idle Speed Control) rusak
- 79: Terlalu banyak udara masuk
- 84: Solenoid VVA (Variable Valve Actuation)
Perawatan dan Pencegahan Kerusakan
Melakukan perawatan motor secara berkala sangat penting untuk meminimalisir terjadinya kerusakan. Disarankan untuk melakukan perawatan di bengkel resmi Yamaha, di mana garansi tetap berlaku dan kualitas layanan lebih terjamin. Pemeliharaan yang rutin memastikan motor tetap dalam kondisi prima dan kinerja optimal.
Spesifikasi Nmax Gen 1
|
Spesifikasi Nmax |
|
|
Panjang |
1.955 mm |
|
Lebar |
740 mm |
|
Tinggi |
1.115 mm |
|
Jarak Sumbu Roda |
1.350 mm |
|
Jarak Terendah ketanah |
135 mm |
|
Tinggi tempat duduk |
765 mm |
|
Berat isi |
127 kg |
|
Kapasitas tangki bensin |
6,6 liter |
|
Tipe rangka |
Underbone |
|
Suspensi depan |
Teleskopik |
|
Suspensi belakang |
Unit Swing |
|
Ban Depan |
110/70 – 13 M/C 48P |
|
Ban Belakang |
130/70 – 13 M/C 63P |
|
Rem depan |
Single disc brake |
|
Rem belakang |
Single disc brake |
|
Sistem Pengapian |
TCI |
|
Battery |
YT27V |
|
Tipe Busi |
NGK/CPR8EA-9 |
|
Tipe Mesin |
4 Langkah, SOHC, berpendingin cairan |
|
Kapasitas Mesin |
155 cc |
|
Jumlah/Posisi silinder |
Single cylinder |
|
Diameter x langkah |
58 x 58.7 mm |
|
Perbandingan kompresi |
10,5 : 1 |
|
Daya maksimum |
11.1 kW/8000 rpm |
|
Tenaga maksimum |
14.4 Nm/6000 rpm |
|
Sistem bahan bakar |
FI (Fuel Injection) |
|
Sistem starter |
Starter elektrik |
|
Sistem pelumasan |
Basah |
|
Kapasitas oli mesin Total |
1,00 L ; Berkala 0,90 L |
|
Tipe kopling Kering |
Centrifugal Automatic |
|
Tipe transmisi |
V-Belt Automatic |
Kesimpulan
Yamaha NMAX generasi pertama tetap menjadi pilihan menarik bagi banyak pengendara berkat sejumlah kelebihannya seperti posisi berkendara yang nyaman, mesin bertenaga dengan teknologi VVA, bagasi yang luas, harga yang sudah terjangkau dan ketersediaan spare part yang terjangkau. Namun, beberapa kekurangan seperti tensioner rantai keteng yang rentan kendur, ketiadaan power outlet, dan keterbatasan kapasitas dek untuk barang berat perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Dengan memahami kelebihan dan kekurangan tersebut, calon pembeli dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pribadi.






