Scroll untuk baca artikel
Berita

Transportasi & Perdagangan, Membantu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi sebesar 9,5%

×

Transportasi & Perdagangan, Membantu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi sebesar 9,5%

Share this article
transportasi-&-perdagangan,-membantu-meningkatkan-pertumbuhan-ekonomi-sebesar-9,5%
Transportasi & Perdagangan, Membantu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi sebesar 9,5%

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menunjukkan Resiliensi di Tengah Tantangan Global

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

Berdasarkan lembaga internasional seperti World Bank dan IMF, pertumbuhan ekonomi global di penghujung tahun 2024 diperkirakan berada pada rentang 2,6% – 3,2% year on year (yoy), sedangkan tahun 2025 sebesar 2,7% – 3,3% (yoy).

Perekonomian Indonesia Tetap Solid

Perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur yang solid dan menunjukkan resiliensi dengan capaian pertumbuhan ekonomi Triwulan II-2024 sebesar 5,05% (yoy).

Capaian Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi Dibandingkan Negara Lain

Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga lebih tinggi dibandingkan dengan sejumlah negara lain, seperti China (4,7%), Singapura (2,9%), Korea Selatan (2,3%), dan Meksiko (2,24%).

Resiliensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan resiliensi terhadap konflik geopolitik, disrupsi rantai pasok, dan fluktuasi nilai tukar.

Komponen Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2024

  • Konsumsi rumah tangga: 4,93% (yoy)
  • Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB): 4,43% (yoy)
  • Konsumsi Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (LNPRT): 9,98% (yoy)

Sektor Transportasi dan Perdagangan Mengalami Pertumbuhan Tinggi

Sektor akomodasi makanan minuman tumbuh sebesar 10,17% (yoy), sedangkan sektor transportasi dan perdagangan tumbuh sebesar 9,56% (yoy).

Kontribusi Terbesar dari Pulau Jawa

Wilayah Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar kepada PDB nasional sebesar 57,04%.

Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah-Wilayah Lain

Beberapa wilayah seperti Maluku Papua (8,45%), Bali dan Nusa Tenggara (6,84%), dan Sulawesi (6,07%) juga mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Indikator Konsumsi yang Positif

  • Peningkatan kredit konsumsi: 10,4%
  • Inflasi inti terkendali: 1,9% (yoy)
  • Indeks Keyakinan Konsumen (IKK): 123,3
  • Meningkatnya likuiditas pasar (M2): 7,8%

Ketahanan Eksternal Indonesia

Ketahanan eksternal Indonesia terlihat dari neraca perdagangan yang surplus, peningkatan kunjungan wisatawan, dan cadangan devisa yang tinggi.

Investasi di Indonesia

Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp217 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp211 triliun.

Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Indonesia masih berada pada investment grade dengan outlook yang stabil dan memiliki prospek pertumbuhan ekonomi solid, ketahanan eksternal yang baik, dan beban utang pemerintah yang terjaga.

Kebijakan Pemerintah untuk Mempertahankan Stabilitas Ekonomi

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk memastikan stabilitas dan ketahanan ekonomi ke depan, seperti hilirisasi, pembangunan infrastruktur, aksesi OECD, Indo-Pacific Economic Framework (IPEF), pengembangan kawasan sentra pangan, dan pengembangan semikonduktor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *